|
APBD-GATE KOTA BOGOR
Citra lembaga penegak hukum ternoda. Anggota DPRD Kota Bogor ditahan dalam kasus penggunaan APBD tanpa dasar hukum dan bukti kuat. Parahnya lagi, mereka dijadikan mesin tarik tunai (ATM). KAPASITAS Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bogor Andi Taufik patut dipertanyakan terkait berlarut-larutnya penyelesaian kasus APBDGate Bogor yang menyeret sejumlah anggota DPRD periode 1994-2004, termasuk mantan Wali Kota Bogor M Sahid yang kini mendekam di bui. Penahanan ini dinilai salah alamat sekaligus mencederai hukum. Alasannya, penahanan tidak memiliki dasar hukum kuat. Sejak itulah muncul tudingan kalau Andi Taufik hanya mencari popularitas. |

|
|
APBD-Gate sempat mengundang perhatian publik Bogor. Sampai-sampai masalah ini diangkat menjadi tema acara diskusi yang digelar Fakultas Hukum Universitas Pakuan Bogor. DR Jayadi Damanik (Komnas HAM) dan pengamat hukum UI Teuku Nasrullah sepakat menyatakan pengembalian dana APBD 80 persen yang dibebankan kepada terdakwa bertentangan dengan KUHAP. Bahkan, aparatur hukum terkesan tidak menghormati asas praduga bersalah (presumption of guilty). Hukum ditegakkan untuk memenuhi rasa keadilan masyarakat. Oleh karena itu, Negara harus mengedepankan prinsipprinsip aturan yang benar dan adil. APBD-Gate Bogor selayaknya ditempatkan secara proporsional dengan menempatkan equality before the law (persamaan di depan hukum) sebagai dasar dalam penyelesaian, terutama dalam hal perlindungan hak-hak tersangka. |

|
|
Aktivis ICW dianiaya. Ancaman terhadap demokrasi jika kasus ini tidak dituntaskan.  Danang Widoyoko KAMIS dinihari, (8/7) sekitar pukul 03.45 WIB, peneliti divisi investigasi Indonesia Corruption Watch (ICW) Tama Satrya Langkun dihajar empat orang tidak dikenal di Duren Tiga Raya, Jakarta Selatan. Saat itu Tama berboncengan sepeda motor dengan Laode Muammar Khadaffi (rekan mitra ICW dari Sulawesi Tenggara) dalam perjalanan pulang usai nonton bareng sepakbola dari kawasan Kemang, Jakarta Selatan menuju kantornya di Kalibata Timur, Jakarta Selatan. Di kawasan Duren Tiga Raya itulah sepeda motor yang dikendarai Tama dan Khadaffi dipepet dua buah sepeda motor dan sebuah mobil Avanza silver. Tiba-tiba saja salah satu motor yang memepet Tama memotong jalan. Hal tersebut kontan membuat Tama kaget dan kehilangan keseimbangan. Dia jatuh tersungkur bersama Khadaffi. |

|
|
KOMISI III DPR RI mendesak semua rekening jenderal di tubuh Polri dibuka. “Jangan terbatas pada lima jenderal. Kalau bisa ada 21 jenderal itu semuanya diungkap,” kata Ketua Komisi III DPR Benny K Harman. Benny berharap Polri proaktif dalam mengusut kasus rekening gendut. Untuk itu mereka diimbau membentuk tim independen khusus. “Polri harus merealisasikan penyidik independen yang anggotanya terdiri dari polisi dan masyarakat,” ujarnya. |

|
|
SUAP BPK JABAR
KPK telah memeriksa tiga tersangka kasus suap pegawai BPK Jawa Barat Mereka adalah berinisial HS, HL dan S. Para tersangka datang secara berurutan ke gedung KPK, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Jumat (9/7) sejak pukul 10.30 WIB. HS atau Herry Supardjan tiba pertama kali. Ia mengenakan kemeja putih. Kabid Aset dan Akuntansi Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Pemkot Bekasi itu tak mau berkomentar. |

|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|